Sunday, 17 February 2013

Gerakan Sholat, manfaatnya bagi Kesehatan

Sebagimana diyakini bersama oleh seluruh umat islam didunia, Sholat adalah amalan yang pertama kali dihisab. Mengapa?. Bukankah dalam hidup ini ada banyak sekali amalan yang bisa dilakukan manusia, tapi mengapa sholat demikian diprioritaskan?.

Banyak pakar yang telah mengungkap dan mengulas tentang sholat dalam berbagai aspek kehidupan kita yang mungkin akan sedikit membantu kita menemukan jawaban atas pertanyaan diatas tadi.

Lukman Hakim Saktiawan, seorang Guru kungfu dan praktisi pengobatan tradisional Cina dalam bukunya yang berjudul "Keajaiban Sholat menurut Ilmu Kesehatan Cina" mengungkapkan secara jelas manfaat sholat dari tinjauan ilmu kesehatan Cina yang masyur itu. Beliau secara cukup detail menggambarkan bagaimana manfaat setiap gerakan dalam sholat dan hubungan dengan kesehatan. dalam buku ini dijabarkan bagaimana wudhu berperan sebagai terapi akupresur dan hidroterapi. Begitu pun dengan posisi-posisi tubuh kita dalam sholat dan hubungannya dengan kesehatan. Dibahas pula dalam buku ini bagaimana aliran energi chi (energi dasar) kita ketika sholat, serta bagaimana pengaruh waktu-waktu sholat fardhu terhadap sirkulasi energi chi.


"Sholat merupakan rangkaian ibadah yang memiliki keteraturan yang sangat istimewa. Bagi setiap Muslim, sholat adalah sebuah kewajiban. Di dalam ibadah ini berlangsung komunikasi ruhiah antara muslim dan penciptanya secara langsung tanpa tabir apa pun, suatu bentuk dialog antara ruh yang menempati jasmani dan Zat Yang Maha Tinggi." demikian kutipan pendahuluan dalam buku ini.

Buku ini cukup banyak mengupas antara hubungan gerakan sholat dan sirkulasi energi chi yang dalam ilmu kesehatan Cina diyakini sangat berhubungan dengan masalah kesehatan.

Wudhu sebagai ritual pra sholat, bukanlah sekedar ritual belaka. Wudhu mengandung banyak ajaran agama didalamnya. Wudhu mendidik manusia agar selalu menjaga kebersihan, kesucian dan keelokan. Wudhu menanamkan kebiasaan hidup bersih disamping mengingatkan pada kesucian batin. Lebih dari itu, wudhu juga memiliki banyak manfaat yang tidak banyak diketahui orang. Air yang meresap melalui pori-pori kulit tubuh akan membantu membersihkan bagian-bagian kulit dari kotoran, melepaskannya, dan melarutkannya. wudhu juga meresapkan molekul-molekul air yang bersinggungan langsung bagian-bagian tertentu yang memiliki banyak titik syaraf yang berhubungan langsung dengan organ-organ internal tubuh manusia, seperti pada bagian kulit kepala. Hal ini menyebabkan badan segar kembali, karena sifat air yang menyejukkan.

Posisi berdiri tegak dalam sholat berkorelasi dengan kesehatan kita, terutama hubungannya dengan ruas-ruas tulang belakang kita. Pada posisi ini ruas-ruas tulang belakang mengalami penyempurnaan letak, sehingga memungkinkan aliran sistem dan pola syaraf yang kembali lancar. Secara teori, tulang belakang merupakan pusat sistem syaraf dengan syaraf-syaraf yang menyebar di seluruh bagian tubuh sampai ke otak, anggota badan, dan organ-organ internal. Melalui tulang belakang inilah otak mengontrol tubuh.

Waktu-waktu sholat yang telah ditentukan sedemikian rupa ternyata juga mengandung manfaat yang belum banyak diketahui. Setiap waktu sholat ini memiliki keistimewaan yang luar biasa. Dalam hal ini, penulis menghubungkan waktu-waktu sholat tersebut dengan sirkulasi Chi harian untuk menjabarkan manfaatnya sehubungan dengan masalah kesehatan. Prinsip sirkulasi chi ini digunakan oleh para ahli pengobatan Cina untuk menentukan waktu yang tepat dalam melakukan terapi suatu penyakit. Sebagai contoh, menurut ilmu pengobatan Cina, terapi terhadap ginjal sebaiknya dilakukan antara pukul 17.00-19.00.

Menurut ilmu kesehatan Cina tersebut, waktu sholat fardhu dapat dinyatakan sebagai berikut :
  • Subuh, yaitu waktu terbit fajar hingga terbit matahari adalah waktu yang tepat untuk terapi paru-paru dan pernafasan, karena pada waktu tersebut udara masih segar dan memberi kesempatan paru-paru membersihkan diri dari sisa-sisa oksigen yang kita hirup pada malam hari
  • Zuhur, merupakan waktu yang tepat untuk terapi jantung dan usus kecil. Tengah hari merupakan puncak panasnya sistem organ internal manusia. Menurut ilmu kesehatan Cina Jantung dan usus kecil merupakan organ yang berpasangan. Kedua organ ini memiliki sifat panas, mengendalikan pembuluh-pembuluh darah.
  • Ashar, adalah waktu yang tepat untuk terapi kandung kemih, karena pada saat tersebut merupakan waktu mulai terjadinya kesesuaian secara perlahan antara hawa tubuh manusia dan hawa di sekitarnya.
  • Maghrib, waktunya terapi ginjal. Ginjal merupakan reservoir/penampung sifat dingin (Yin) dan sifat panas (Yang) dasar tubuh, ketidakberesan apa pun dalam hawa tubuh yang cukup kronis tentu akan melibatkan ginjal, dan akhirnya dapat menyebabkan gangguan pada organ-organ lainnya.
  • Isya, waktu yang tepat untuk terapi perikardium dan Triple Burner (San Jiao)
Demikian ulasan singkat mengenai Keajaiban sholat dan hubungannya dengan kesehatan, semoga tulisan ini akan memotivasi dan merangsang rasa ingin tahu banyak orang untuk membaca buku aslinya, dan kemudian meningkatkan kualitas sholatnya dan memperoleh manfaat yang setinggi-tingginya. Amiin.

2 comments:

  • juned says:
    27 August 2013 at 01:27

    subhanallah, ternyata gerakan gerakan shalat banyak sekali manfaat nya bagi kesehatan, makasih ya sob udah bagi bagi informasi ny.

  • Obat Osteoartritis says:
    1 February 2017 at 23:42

    luar biasaa,,,,, ^^

Post a Comment

Followers