Saturday, 26 January 2013

Seks yang bermanfaat, Seks yang aktif dan sehat


Haloo Para Pembaca…


                Sudah seminggu  Artikel saya yang berjudul “Khasiat seks” menjadi artikel terpopuler di Blog ini, tetapi banyak yang memberikomentar mengatakn bahwa tulisan saya di Artikel “Khasiat Seks” bersifat melegalkan segala bentuk seks.
                Tujuan saya menulis artikel ini “seks yang bermanfaat, seks yang aktif dan sehat” mencoba menjelaskan maksud dan tujuan saya di artikel saya sebelumnya yang berjudul “Khasiat seks”

                Dari urayan saya di artikel “Khasiat seks” sudah jelas bahwa seks sangat luar biasa manfaatnya, terutama bagi kesehatan dalam kaitanya dengan panjang pendeknya  usia Anda. Jika anda mencermati urayan tersebut , seks yang dapat memberikan hal yang positif adalah seks yang dilakukan dengan aktif. Maksudnya ialah rutin melakukannya setiap waktu, misalnya tiga kali atau dua kali dalam seminggu.
                Hal yang  tidak kalah pentingnya lagi ialah seks harus dilakukan dengan pasangan Anda alias setia pada pasangan. Seks yang dilakukan diluar pasangan seperti perselingkuhan atau lokalisasi tidak masuk kategori ini. Sebab, seks yang demikian, bukan suatu obat, namun malah sangat membahayakan. Terjadinya penyakit kelamin, seperti AIDS Dan beberapa penyakit lainnya  yang ditimbulkan, menjadi ancaman yang cukup besar.

                Itulah yang disebut seks sehat yang hanya dilakukan dengan pasangan alias tidak dengan orang lain. Jika seks sehat, maka manfaat kesehatan yang mencengangkan ini bisa Anda dapatkan. Sebaliknya, seks yang tidak sehat, hasil negative yang Anda peroleh.

                Penelitian yang dialkukan oleh The Italian Society Of Sexual Medicine menemukan bahwa hanya hubungan seks yang sehat dan aktif yang bisa menurunkan resiko penyakit kardiovaskular atau masalah pembuluh darah pada peria. Hal ini dikarenakan sering bercinta bisa memproduksi lebih banyak hormone testosterone. Hormone ini berfungsi mengurangi depresi dan meningkatkan kerja pembuluh darah sehingga metabolisme tubuh meningkat.

                Selain itu hormone testosterone juga mampu menyingkirkan kadar gula berlebih dalam tubuh dan mengurangi resiko penyakit jantung. Aktif berhubungan seks juga baik bagi peria yang mengalami diabetes serta mencegah penyakit prostat.
                Jika bercinta dengan satu pasangan dapat meningkatkan kesehatan, namun tidak demikian dengan peria yang tidak setia  pada pasangannya. Pria yang berselingkuh atau berganti-ganti pasangan, rentan mengalami gangguan kardiovaskular, meskipun frekuensi bercinta mereka terbilang aktif.

2 comments:

  • sxmal says:
    15 February 2014 at 23:43

    patut di ayomi....

  • breif indrawan says:
    22 February 2014 at 06:00

    ya.. tp untuk yang sdh menikah yah,!! :)

Post a Comment

Followers